Begini Dampak Bahaya Minum Sambil Makan

https: img.okeinfo.net content 2017 01 20 481 1596727 begini-dampak-bahaya-minum-sambil-makan-BpIioHYzQe.jpg

Ahli diet pernah mengatakan bahwa minum air saat makan dapat membantu penurunan berat badan. Cara ini memang membuat perut lebih kenyang, tetapi ketahuilah bahaya minum sambil makan bisa memengaruhi sistem penyerapan sistem pencernaan.

Hal tersebut disebutkan oleh Robyn Youkilis, penulis buku Go With Your Gut. Ia menyarankan untuk minum segelas air putih 30 menit sebelum makan dan 1 jam setelah makan. Bila Anda betul-betul ingin minum saat makan, minumlah sedikit air saja.

Minum banyak air saat makan akan berdampak pada tingkat keasaman lambung dan menimbulkan perut kembung. Inilah yang membuat Anda merasa kenyang. Ditambah lagi nutrisi penting yang seharusnya diserap menjadi terhambat.

“Ada banyak missinformasi yang beredar di masyarakat,” ucap Alli Miller, dietitian dari Naturally Nourished. Ia menambahkan, terlalu banyak air juga dapat membuat malabsorpsi dan menghambat sistem pencernaan.

Air minum yang tercampur dengan asupan makanan justru memperlambat proses pemecahan protein. Bahkan, asupan yang mengandung vitamin B12 tidak dapat diabsorp tubuh dengan baik, karena air memengaruhi kerja enzim dalam sistem pencernaan.

Miller merekomendasikan untuk mengonsumsi makanan secara perlahan dan menikmatinya. Dengan begitu, nutrisi bisa diserap secara maksimal. Demikian dilansir dari Prevention.

 

source

Iklan

Ampuh Mengatasi Rambut Rontok, 5 Tanaman Herbal Terbukti Solusinya

Ampuh Mengatasi Rambut Rontok, 5 Tanaman Herbal Terbukti Solusinya

MASALAH rambut rontok bisa dialami oleh siapa saja dan sangat mengganggu. Agar kondisinya tidak semakin parah, coba solusinya dari tanaman herbal ini.

Untuk menjaga kesehatan, ketebalan dan kekuatan rambut, umumnya Anda memerlukan perawatan rambut yang mumpuni. Pasalnya, rambut rontok umumnya terjadi akibat usia, tapi bisa juga karena penyebab lain seperti kehamilan, stres, infeksi, kemoterapi, dan bahkan kelebihan vitamin A dapat menyebabkan rontoknya rambut secara perlahan.

Berbagai ramuan dari berbagai tanaman herbal digadang bisa mengatasi dan mengurangi beberapa penyebab rambut yang mulai rontok perlahan. Apa saja tanaman herbal untuk mengatasi rambut rontok?

Berbagai tanaman herbal yang dapat memperbaiki rambut rontok

1. Bunga chamomile

Jean Valnet, penulis “The Practice of Aromatherapy”, menyarankan Anda untuk membilas rambut Anda menggunakan air rendaman bunga chamomile. Gunakan 6-7 bunga chamomile yang berwarna kekuningan, lalu rendam di air hangat yang didinginkan selama 20 menit di wadah tertutup.

Rendaman ini baiknya digunakan setelah Anda mencuci rambut. Gunakan sebagai air bilasan ke kulit kepala dan batang rambut. Anda tidak perlu membilas ulang dengan air, tapi cukup dikeringkan menggunakan handuk saja. Kandungan zat anti inflamasi pada bunga chamomile juga bisa meredakan peradangan atau iritasi pada kulit kepala.

2. Daun sage

Daun sage sudah lama dikenal sebagai salah satu tanaman herbal untuk rambut rontok. Untuk menggunakan daun sage ini, Anda bisa menggunakan 1 sendok makan daun sage yang dikeringkan sembari merendam ke dalam satu liter air mendidih. Dinginkan selama 30 menit dan aduk perlahan. Gunakan air rebusan ini sebagai cairan pembilas rambut sehari-hari.

3. Daun jelatang

Tahukah Anda kalau daun jelatang dipercaya sebagai tanaman herbal untuk mengatasi rambut rontok? Ya, kerontokan rambut umumnya bisa terjadi karena tubuh kekurangan mineral, yang bisa berakibat buruk pada tubuh. Menurut “The Encyclopedia of Healing Plants”, daun jelatang bisa menjadi obat diuretik, yang membantu tubuh menghilangkan racun yang mungkin menyumbat penyerapan mineral dalam tubuh.

Daun herbal untuk rambut rontok ini biasanya digunakan dengan cara direndam dengan air hangat selama beberapa menit dan dibilaskan ke rambut dan kulit kepala. Anda juga bisa menggunakan daun jelatang sebagai teh herbal, lho. Caranya, rebus 3 sendok daun jelatang, pisahkan dengan batangnya. Diamkan sampai hangat, lalu Anda bisa tambahkan beberapa sendok teh madu untuk menikmatinya.

(lebih…)

Jadwal & Tahapan Gerhana Bulan di Indonesia pada 31 Januari 2018

https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 29 56 1851780 jadwal-tahapan-gerhana-bulan-di-indonesia-pada-31-januari-2018-xCr0Ag9IFe.jpg

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan fenomena gerhana bulan yang terjadi pada 31 Januari 2018, merupakan fenomena yang langka. Pasalnya, fenomena tersebut terjadi saat bulan berada dalam konfigurasi Supermoon dan Bluemoon.

Dikutip laman LAPAN, fenomena yang pernah terjadi 152 tahun lalu atau 31 Maret 1866 itu menjelaskan posisi supermoon terjadi ketika saat purnama Bulan berada dalam jarak terdekatnya dengan Bumi sehingga ukuran Bulan ini menjadi 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang daripada biasanya, sedangkan Blue moon adalah Bulan purnama yang terjadi dua kali dalam satu bulan kalender.

Fenomena yang terjadi pada 31 Januari 2018 diawali dengan gerhana sebagian, diikuti dengan gerhana total, gerhana parsial lagi, dan Bulan sepenuhnya terlepas dari bayangan Bumi. Sayangnya, peristiwa tersebut terjadi hanya di sebagian besar permukaan Bumi, yaitu dari daerah Amerika Utara, Samudera Pasifik, Siberia Timur dan Asia, termasuk di Indonesia.

Berikut waktu pengamat di daerah Indonesia waktu Indonesia bagian barat tahap-tahap gerhana Bulan ini:

Awal gerhana parsial terjadi pada 18.48 WIB

Awal gerhana total terjadi pada 19.52 WIB

Puncak gerhana terjadi pada 20.30 WIB

Akhir totalitas terjadi pada 21.08 WIB

Akhir gerhana terjadi pada parsial 22.11 WIB.

Sebelumnya Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, memastikan, seluruh masyarakat di wilayah Indonesia bisa menyaksikan gerhana bulan total yang akan berakhir pukul 22.11 WIB.

Meski gerhana bulan yang akan berlangsung 31 Januari ini secara total, Thomas menyebut tak ada dampaknya jika masyarakat melihatnya dengan mata telanjang. “Tidak ada dampaknya, karena melihat gerhana bulan sama dengan melihat purnama,” ujar Thomas.

sumber

Sayur Asam, Sayur Lezat Banyak Manfaat

Sayur asam merupakan jenis makanan yang mungkin menjadi favorit sebagian masyarakat Indonesia. Sayur asam, selain lezat ternyata juga kaya akan manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaatnya? Simak selengkapnya berikut ini.

Sayur Asam, Sayur Lezat Banyak Manfaat

Sayur asam merupakan makanan khas yang umumnya dijadikan konsumsi favorit bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Sayur asam, selain rasanya lezat, diyakini juga mempunyai manfaat kesehatan bagi orang yang mengonsumsinya.

Pasalnya, banyak orang yang menggunakan asam tersebut untuk pengobatan konstipasi, gangguan liver, dan gangguan lambung lainnya. Selain itu, buah asam juga dianggap dapat menyembuhkan batuk dan demam. Beberapa wanita hamil menggunakan buah asam sebagai terapi untuk menghilangkan mual yang berkaitan dengan kehamilannya.

Pada dasarnya, buah asam memang memiliki fungsi terkait masalah kesehatan tersebut, misalnya untuk masalah konstipasi. Buah asam memiliki efek laksativa atau pencahar yang dapat melancarkan pencernaan Anda. Selain itu, buah asam ini juga memiliki efek antimikroba – seperti jamur dan bakteri.

Dalam sebuah studi ditemukan bahwa ekstrak asam memiliki manfaat untuk mengobati mata kering. Pasalnya, senyawa kimia yang dimiliki oleh buah asam serupa dengan cairan mucin yang ada di mata.

Selain itu, terdapat sebuah penelitian khusus pada penderita diabetes yang mengonsumsi produk olahan makanan yang berbahan dasar asam – sama seperti yang terkandung pada sayur asam. Hasil dari penelitian tersebut menyebutkan bahwa produk olahan makanan yang berbahan dasar asam tersebut dapat menurunkan gula darah pada penderita diabetes, sehingga dapat disimpulkan bahwa buah asam ataupun produk olahannya mampu membantu untuk mencegah penderita diabetes dari gejala hipoglikemia.

Walaupun memiliki dampak yang sangat baik bagi kesehatan, sayur asam tetap harus dikonsumsi dalam jumlah yang ideal. Pasalnya, penggunaan obat aspirin dan konsumsi buah asam ataupun produk olahannya – seperti sayur asam – dapat meningkatkan penyerapan obat aspirin tersebut sehingga membuat meningkatnya kemungkinan efek samping obat.

Sayur asam memang sangat lezat dan bermanfaat bagi kesehatan orang yang mengonsumsinya. Namun ingatlah, segala sesuatu yang dikonsumsi secara berlebihan akan berdampak kurang baik bagi kesehatan.

 

source

Fakta Mengejutkan Saat Konsumsi Gula Dibatasi

Mengurangi konsumsi gula ternyata berpengaruh besar bagi kesehatan tubuh Anda. Apa saja keuntungannya?

Fakta  Mengejutkan Saat Konsumsi Gula Dibatasi

Belakangan ini semakin marak kampanye yang mengajak Anda untuk membatasi jumlah gula yang dikonsumsi. Alasannya, karena terlalu banyak konsumsi gula dapat berakibat buruk bagi kesehatan tubuh.

Menurut Robert Lustig, MD, Profesor Pediatri di Divisi Endokrinologi University of California, San Francisco, banyak orang yang belum menyadari bahaya dari konsumsi gula berlebihan. Padahal ancamannya sangat nyata.

Lustig, seperti dikutip dari The Conversation, menyebutkan bahwa kalori yang berasal dari gula adalah yang terburuk. Oleh sebab itu, dia dan rekan-rekannya melakukan penelitian pada remaja terkait dampak dari konsumsi gula berlebih.

Penelitian itu dipublikasikan dalam sebuah jurnal tentang obesitas dan berlangsung selama 10 hari. Meski singkat, namun penelitian ini membuktikan bahwa dengan mengurangi konsumsi gula tambahan secara signifikan, dapat meningkatkan kondisi kesehatan seseorang.
Lalu apa yang akan terjadi jika Anda membatasi jumlah konsumsi gula?

  1. Lebih sehat 

    Dalam penelitian tersebut, Lustig melibatkan 43 remaja yang terjangkit obesitas dengan kondisi metabolik yang kronis, seperti hipertensi dan kolesterol jahat. Kemudian, para periset mengubah variasi makanan yang mereka konsumsi.

    Para peneliti menghilangkan jenis makanan kemasan yang banyak mengandung pemanis tambahan dengan jenis makanan yang lebih alami namun tetap memiliki kandungan gula, seperti buah-buahan.

    Lustig menjelaskan bahwa kadar gula dalam kedua pola makan tersebut sebenarnya sama, hanya saja saat anak-anak makan buah, tidak ada gula tambahan seperti yang terdapat dalam jus kemasan. Hasilnya terlihat sangat mencolok.

    Meski makanan yang dikonsumsi selama penelitian memiliki jumlah kalori yang sama dengan yang biasa dimakan para responden, nyatanya mereka menjadi lebih sehat. Kuncinya hanya dengan menghilangkan gula tambahan dari makanan dan minuman.

    Makanan yang tidak mengandung gula tambahan terbukti mampu memperbaiki hampir semua area kesehatan metabolik, seperti tekanan darah rendah, kolesterol LDL (kolesterol buruk), kadar gula darah, insulin, dan tes fungsi hati yang membaik.

  2. Mencegah Diabetes 

    Bukan rahasia lagi bahwa gula tambahan menjadi penyebab meningkatnya kadar gula dalam darah yang menyebabkan diabetes.

    Dengan mengurangi konsumsi gula, Anda akan mengurangi risiko diabetes dan bahkan dapat mencegah obesitas. Mengurangi gula juga cocok bagi Anda yang tengah dalam proses penurunan berat badan.

    Melalui penelitian yang dilakukan Lustig, para responden mengaku merasa lebih cepat kenyang selama menjalani diet rendah gula. Gula juga memiliki sifat yang membuat Anda kecanduan dan merasa tak pernah cukup atas apa yang telah dimakan. Hal itu tentunya dapat berbahaya dan memicu kadar gula Anda meningkat.

    Dalam sebuah penelitian tentang konsumsi gula di 175 negara, Lustig menemukan bahwa mengonsumsi 150 kalori gula tambahan 11 kali lebih mungkin berkontribusi dalam memicu diabetes tipe 2, dibandingkan dengan 150 kalori dari protein atau lemak.

  3. Ingatan Semakin kuat 

    Pada dasarnya, bahan bakar setiap sel dalam otak adalah gula. Otak Anda juga sangat menyukai kandungan gula, sehingga melihat gula sebagai “hadiah”. Namun, sebuah penelitian menunjukkan bahwa gula yang berlebih justru berbahaya bagi otak.

    Penelitian itu dilakukan pada hewan dan menyimpulkan bahwa terlalu banyak konsumsi gula dapat menghambat dan menurunkan kemampuan otak dalam mengingat. Seiring waktu, gula dapat merusak komunikasi di antara sel otak Anda.

Lalu, berapa banyak seharusnya takaran konsumsi gula?

Idealnya, konsumsi gula porsinya tidak lebih dari 6 sendok teh (100 kalori) setiap hari untuk wanita. Dan untuk pria maksimal 9 sendok teh (150 kalori) setiap harinya.

Nah, melihat fakta di atas, Anda sebaiknya mulai mengubah pola konsumsi gula. Bukan berarti harus seratus persen menjauhi gula, tapi batasi jumlahnya. Karena tak jarang beberapa jenis masakan yang Anda buat pun memiliki kandungan gula yang tersembunyi.

 

source

Kiat Membaca Fakta Nutrisi pada Kemasan Makanan

Berikut ini cara termudah membaca label informasi nilai gizi yang terdapat pada kemasan makanan.

Kiat Membaca Fakta Nutrisi pada Kemasan Makanan

Label informasi nilai gizi pada kemasan makanan memberikan penjelasan mengenai kandungan gizi yang ada pada makanan tersebut. Hal ini membantu Anda dalam mengatur dan menentukan diet, agar selalu seimbang dan sehat.

Berikut ini adalah cara membaca label informasi nilai gizi pada kemasan makanan:

  1. Takaran saji
    Takaran saji menunjukkan jumlah yang biasanya dikonsumsi untuk satu kali makan. Untuk mengetahui takaran gizi yang masuk ke dalam tubuh, Anda perlu membandingkan jumlah sajian per kemasan dengan porsi yang Anda makan.
    Bila takaran saji adalah 1 gelas dan Anda mengonsumsi 2 gelas, maka Anda akan mendapat kalori, lemak, dan zat gizi lain dua kali lipat dari yang tertera.
  2. Jumlah energi total
    Lihat berapa banyak kalori di dalam satu takaran. Jika Anda ingin menurunkan berat badan, pastikan Anda membatasi jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh.
  3. Gunakan persen AKG sebagai panduan
    Persen AKG (Angka Kecukupan Gizi) memperlihatkan kemampuan sebuah makanan dalam memberikan gizi pada diri Anda dalam satu hari.
    Rata-rata persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2.000 Kalori per hari. Kebutuhan kalori Anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
    Jika tertulis persen AKG lemak total adalah 12%, maka 1 takaran saji memenuhi 12% dari kebutuhan lemak total pada orang yang mengonsumsi 2000 Kalori per hari.
  4. Tinggi rendah persen AKG
    Kadar gizi dianggap rendah bila hanya 5% AKG atau kurang. Sedangkan, kadar zat gizi dianggap tinggi bila 20% AKG atau lebih.
    Sebaiknya Anda memilih makanan rendah lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, dan natrium, namun tinggi vitamin, mineral, dan serat.

Setelah mengetahui cara membaca label informasi gizi pada kemasan makanan, yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah memperhatikan hal-hal berikut ini:

  • Lemak jenuh, gula tambahan, dan natrium
    Konsumsi lemak jenuh, gula tambahan, dan natrium akan meningkatkan risiko Anda mengalami penyakit kronik seperti diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan stroke.
    Pastikan Anda juga membatasi konsumsi gula tambahan/pemanis (tertera sebagai ‘Gula’) di bawah 10% AKG.
  • Vitamin, mineral, dan serat
    Konsumsi lebih banyak serat, kalium, vitamin D, kalsium, dan zat besi untuk menjaga kesehatan tubuh serta mengurangi risiko osteoporosis dan anemia. Pilihlah makanan yang mengandung persen AKG tinggi untuk zat-zat macam ini.
  • Komposisi makanan
    Makanan dengan lebih dari satu komposisi harus menyertakan daftar bahan dasar pada label kemasan. Urutan daftar komposisi tertulis berdasarkan bahan dasar yang paling berat ke paling ringan. Komposisi makanan biasanya tertera di bagian bawah tabel fakta nutrisi pada kemasan makanan.

Informasi ini sangat membantu mereka yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap makanan, membatasi konsumsi gula, atau memilih pola makan vegetarian.

Membaca tabel fakta nutrisi memang gampang-gampang susah. Cobalah untuk berlatih dan membiasakan diri membaca label informasi nilai gizi sebelum membeli makanan favorit Anda. Selain menambah pengetahuan, hal ini juga berperan dalam menjaga kesehatan Anda.

source

 

Makan Buah Bikin Anda Diabetes, Apanya yang Salah?

Tahukah Anda, salah makan buah dapat mengurangi kandungan yang terdapat dari buah tersebut.

5 Kesalahan Saat Makan Buah

Buah-buahan merupakan bagian dari pola makan sehari-hari yang memegang peranan penting untuk kesehatan. Akan tetapi, cara makan buah sendiri harus sesuai dengan anjuran yang ada dengan maksud untuk memaksimalkan manfaat dari buah-buahan tersebut.

Berikut 5 kesalahan yang kerap dilakukan seseorang saat mengonsumsi buah-buahan:

1. Makan buah dalam jumlah berlebih

Layaknya makanan pada umumnya, mengonsumsi buah-buahan dalam jumlah berlebih juga tidak baik bagi tubuh. Buah yang manis secara umum memiliki indeks glikemik yang tinggi.

Artinya, dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat dalam tubuh. Untuk orang dewasa, jumlah konsumsi buah yang disarankan adalah sekitar 2 cangkir takar buah setiap harinya.

2. Melupakan kulit buah.

Untuk beberapa jenis buah, kulit merupakan bagian yang kaya antioksidan dan vitamin. Sebagai contoh, kulit buah apel kaya akan vitamin A, vitamin C, dan serat. Penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi kulit buah dapat membantu menurunkan risiko obesitas dan kanker.

3. Mengonsumsi buah tanpa hidangan pendamping.

Makan buah sangat baik bila didampingi dengan makanan lain yang kaya akan protein. Contohnya, keju atau selai kacang.

Buah yang meningkatkan produksi hormon insulin diimbangi oleh protein yang meningkatkan produksi hormon glucagon. Keduanya bekerja sama untuk menstabilkan kadar gula darah.

4. Tidak mengonsumsi buah organik.

Walaupun harganya lebih mahal, para pakar mengatakan bahwa buah-buahan organik dapat meningkatkan nutrisi yang didapat oleh tubuh. Hal ini dikaitkan dengan tidak adanya pestisida yang digunakan dalam proses pertumbuhan buah-buahan tersebut.

5. Selalu menyajikan buah dalam bentuk jus.

Beberapa penelitian menemukan bahwa terkadang jus buah tidak mengandung serat sebanyak yang terdapat pada buah-buahan tersebut sendiri. Serat memiliki banyak fungsi yang baik bagi kesehatan.

Manfaat tersebut bisa didapatkan dengan mengonsumsi buah-buahan secara langsung. Akan tetapi, mengganti konsumsi buah-buahan Anda dengan jus sesekali tidak ada salahnya.

Dengan mengetahui beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan saat makan buah bisa mendatangkan manfaat yang maksimal untuk kesehatan tubuh.

 

source